KEAJAIBAN TULISAN ALLAH PADA TELINGA MANUSIA

1 Desember 2009 at 07:26 (ILMIAH)

Satria Ringgo Ramdani, bayi yang saat ini berumur 3,5 bulan, memiliki kelainan yang cukup jarang ditemui. Tulang bagian dalam telinga kirinya, membentuk huruf berlafadz ‘Allah’.

Pada waktu lahir, pada tanggal 10-Agustus-2009 di RS Slamet, Garut, Jawa Barat, kelainan itu belum terlihat jelas. Namun saat bayi dari pasangan Dede Rohimat (28 tahun) dan Imas Dani (25 tahun) yang berdomisili di RT 8 RW 10 Gang Manunggal 2, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, genap berumur 1 bulan, barulah kelainan itu terlihat cukup jelas.

Kelainan seperti ini, walau terhitung cukup jarang dijumpai, namun bukanlah satu-satunya yang pernah ditemui. Paling tidak ada beberapa bayi yang diketemukan mempunyai bentuk telinga menyerupai yang demikian itu.

Diantaranya, pada beberapa waktu yang lalu, Muhammad Fachri Abbas, seorang bayi yang lahir pada tanggal 11-September-2009, di Gorontalo, juga memiliki kelainan yang serupa, mempunyai bentuk telinga yang sangat mirip dengan tulisan ‘Allah‘.

Demikian juga pernah dijumpai di Padang panjang, pada bayi yang diberi nama Sunanul Huda. Anak dari pasangan Murizal (36 tahun) dan Lenny Suryani (28 tahun) ini memiliki bentuk telinga sebelah kanan menyerupai tulisan ‘Allah’,sedangkan telinga sebelah kiri menyerupai tulisan ‘Muhammad’.

Tanda-tanda itu merupakan peringatan bagi manusia akan kebesaran-Nya. Seperti halnya, pernah dijumpai adanya tulisan tulisan huruf-huruf Al-Quran yang ditemui pada tubuh seorang bayi di Rusia, yang diberi nama Ali Yakubov.

Hal-hal yang demikian itu memang sangat dimungkinkan. Mengingat, Allah SWT berfirman :

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu ?. Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka adalah dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu”. (QS. Fussilat : 41 : 53-54).

Namun harus disadari, hal-hal yang seperti itu pasti akan menimbulkan beragam interprestasi dan beraneka pendapat.

Tak hanya berbeda-beda soal tanggapan dan pendapat serta interprestasinya, juga tentu akan berbeda-beda pula dampak pengaruhnya terhadap dampak perubahan spiritual keagamaannya berkait dengan tanda-tanda kebesaran-Nya itu.

Akankah itu menambah kadar dan tingkat keimanannya ?. Ataukah justru akan dijadikan bahan perolok-olokan ?.

Hal demikian itu sangat berkait erat dengan cara pandang dan cara berfikir masing-masing orang. Tak luput pula, hal ini juga dikarenakan adanya perbedaan kondisi spiritualnya, yang diakibatkan oleh perbedaan tingkat penerimaan dan pemahaman serta penghayatan atas ajaran agamanya.

Namun, perlulah kita senantiasa ingat bahwa Allah SWT berfirman :

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), mereka menyungkur sujud, dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri”. (QS. As-Sajdah : 32 : 15)

*

Wallahulambishshawab.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: